Press "Enter" to skip to content

Belum Siap, Sejumlah PKM di Luwu Timur Urung Lakukan Rapid Test Massal

MALILIPOS.COM – Meski telah diumumkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Luwu Timur, Masdin kemarin (01/06), rapid diagnostic test (RDT) atau rapid test massal urung dilakukan di sejumlah PKM di daerah ini.

Sebelumnya, PKM Lampia telah menyatakan ketaksanggupan lakukan RDT secara massal akibat kendala teknis dan logistik. Ternyata masalah serupa juga terjadi di beberapa PKM lainnya di Luwu Timur.

PKM Mahalona salah satunya. Ketidaksiapan logistik menjadi salah satu sebab mereka tak dapat melangsungkan rapid test massal hari ini.

Tabe, untuk hari ini kami belum siap melaksanakan rapid karena hari ini kami baru siapkan logistik dan peralatan,” kata Ns. Rahardian Wali, Kepala PKM Mahalona kepada MaliliPos.com, Selasa (02/06/2020).

Dinkes sudah sampaikan kepada kami, cuma masalah waktu yang pendek karena bertepatan dengan hari libur kemarin, jadi hari ini baru kami ampra logistik ke dinkes,” tambahnya.

Rahardian membeberkan, hari ini pihaknya baru melakukan sosialisasi kepada desa-desa di wilayah kerjanya tentang pemeriksaan rapid tersebut sembari menunggu kesiapan logistik dan peralatan.

BACA:  Selain Kematian, Inilah 2 Ancaman Paling Menakutkan dari Pandemi Corona

Insha Allah dalam minggu ini (hari Kamis atau hari jumat) sudah kami bisa laksanakan,” ujar Rahardian.

PKM Wotu Bingung

Hal yang serupa terjadi di PKM Wotu. Dikutip dari laman BataraPos.com, Kepala Puskesmas Wotu saat dikonfirmasi turut bingung dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 soal rapid test massal pada hari ini.

Saya juga bingung pak, kita mau lakukan rapid seperti apa ini, alat rapid test saja tidak ada, yang ada sekarang di Puskesmas itu alat rapid test untuk ibu hamil itupun tidak seberapa jumlahnya,” kata Suharto, Kepala PKM Wotu.

Tadi pagi warga banyak datang mau rapid tapi kami hanya jawab kalau alat tidak ada, jadi kami hanya buatkan surat keterangan sehat untuk perjalanan warga keluar daerah,” tambah Suharto.

Beda Jadwal di PKM Wasuponda

Lain lagi dengan PKM Wasuponda. Dihubungi MaliliPos.com siang ini, mereka ternyata baru akan mengagendakan rapid test massal besok, Rabu (03/06/2020).

Untuk hari ini kami belum lakukan rapid untuk umum, karena jadwal yang kami buat beberapa hari sebelumnya hari ini khusus Ibu Hamil, jadi Insyaa Allah kami baru mau start besok,” terang Kasmuddin SKM, Kepala PKM Wasuponda.

BACA:  Di Lutim, 384 Orang Sudah Sembuh dari 498 Kasus Positif Covid-19

Ditanyakan apakah ada kendala terkait persiapan melaksanakan rapid test massal, Kasmuddin menampiknya.

Tenaga siap, logistik tadi pagi sudah di antarkan Dinkes. Cuma RDT (rapid diagnostic test) akan menggunakan darah kapiler saja, karena kalau mau pakai serum kendala tidak tersedia tabung kuning dan spoid,” tambahnya.

Warga Kecewa

Akibat tidak siapnya PKM melakukan rapid test massal hari ini sebagaimana telah diumumkan oleh pemerintah melalui TGTPP Covid-19 Luwu Timur, sejumlah warga melampiaskan kekecewaaan mereka.

Kami sangat kecewa, kami sudah datang pagi-pagi dengan harapan bisa rapid test sebagaimana yang diumumkan oleh pemerintah Kabupaten Luwu Timur tadi malam, ternyata hanya untuk ibu hamil saja,” keluh seorang warga di Puskesmas Wotu.

Dia juga berharap agar pemerintah saat akan mengeluarkan pengumuman agar diperjelas dan dikoordinasikan dengan baik.

Tolong pemerintah kalau keluarkan pengumuman yang jelas saja, jangan buat bingung masyarakat. Sudah cukup kita waspada hadapi corona virus ini, jangan lagi umunkan berita tidak jelas begini, ini bisa saya katakan berita hoax yang disebar oleh Pamkab Luwu Timur,” tambah warga yang tak mau disebut namanya tersebut.

BACA:  Inovasi, Kreatifitas, dan Produktifitas Pemuda di Tengah Pandemi Covid-19

PKM Bantilang Siap

Meski sejumlah PKM mengalami kendala melaksanakan rapid test pada hari ini, masih ada beberapa PKM yang menyatakan diri siap melaksanakannya.

Salah satunya adalah PKM Bantilang. Puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan Towuti Luwu Timur ini mengaku siap melakukan rapid test mulai hari ini.

Insya Allah PKM Bantilang siap,” tegas Mohammad Rum, Kepala PKM Bantilang kepada MaliliPos.com.

Rum menjelaskan, logistik dan peralatan di Puskesmasnya siap untuk melakukan rapid test.

Untuk stok awal siap. Tambahan logistik hari ini kami baru bisa ambil di PKM Wawondula karena baru ada kapal penyeberangan,” tambahnya.

Hingga berita ini kami terbitkan, Juru Bicara TGTPP Covid-19 Luwu Timur belum dapat dimintai keterangannya. Pesan What’sApp yang dikirimkan MaliliPos.com bahkan belum dibaca sama sekali. *

Reporter: A. Qauliyah 
Editor: Tim Redaksi