Press "Enter" to skip to content

Mengapa Kasus Positif Corona di Luwu Timur Meningkat Pesat?

MALILIPOS.COM – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona (Covid-19) di Luwu Timur terus bertambah. Hari ini, Selasa (26/05/2020), dilaporkan lagi 30 kasus positif baru.

Total kasus positif Covid-19 di Luwu Timur kini menjadi 154 orang, yang tengah menjalani perawatan sebanyak 143 orang dan 11 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Secara akumulatif ada 154 kasus positif Covid-19 di Luwu Timur sampai saat ini,” kata Masdin, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Timur, Selasa (26/05).

Tingginya jumlah kasus positif Covid-19 ini menempatkan Kabupaten Luwu Timur pada posisi kedua terbesar setelah Kota Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulawesi Selatan.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Madising Foundation Asri Tadda mengatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang wajar.

BACA:  Tak Mau Ketinggalan, Mileanies24 Bulukumba Akan Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Presiden 2024 Sabtu Besok

Logikanya, semakin banyak test dilakukan, maka akan banyak pula temuan kasusnya“, kata Asri.

Hanya saja, menurut Asri, banyaknya kasus positif di Luwu Timur bisa bermakna dua hal.

Pertama, Lutim giat lakukan rapid test secara massal sehingga kasus mudah diidentifikasi lalu selanjutnya difollow-up. (Ini adalah) kebijakan yang baik karena tidak semua Pemda bisa lakukan test massal,” jelas Asri.

Kedua, hal ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah telah kecolongan begitu besar karena tidak mampu mencegah penyebaran penyakit ini sejak awal,” tambah Asri yang juga Ketua IKA SMP Negeri 3 Malili.

Karena itu, selain melanjutkan rapid test massal kepada kelompok warga yang beresiko tinggi terjangkit Covid-19, Asri juga menyarankan agar upaya pencegahan untuk memutus rantai penyebaran virus ini terus dilakukan.

BACA:  Deklarasi di Patallasang, Mileanies Takalar Siap "Presidenkan" Anies Baswedan

Lanjutkan saja terus test massalnya sebanyak mungkin. Tapi upaya pencegahan melalui contact tracing dan himbauan kepada warga tetap harus dilakukan dengan seksama,” tutup Asri.

Rapid Test Massal

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Timur, Masdin mengatakan bahwa hingga hari Minggu (24/05) telah dilakukan sebanyak 17.057 rapid test.

Rapid test yang telah dilakukan adalah terhadap seluruh karyawan dan kontraktor PT Vale Sorowako serta tenaga kesehatan di RSUD I Lagaligo Wotu.

Kabarnya, Rabu (27/05) besok kembali akan dilakukan rapid test massal yang menyasar para supir angkutan umum di Luwu Timur.

Reporter: A. Wisesa 
Editor: Tim Redaksi