Berlangsung Meriah, Ramah Tamah KKLR Dibanjiri Ratusan Wija to Luwu

waktu baca 3 menit
Minggu, 14 Jan 2024 01:24 0 20 Tim Redaksi
 

Makassar, MALILIPOS.COM – Acara Malam Ramah Tamah Warga Luwu Raya yang digelar oleh Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung meriah, Sabtu, 13 Januari 2024 di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar.

Tidak kurang dari 450 orang Wija to Luwu (WTL), sebutan bagi warga dari daerah Luwu Raya, menghadiri acara yang dikemas dalam bentuk silaturahmi untuk memeriahkan peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-78.

Ketua Panitia Pelaksana Asri Tadda mengatakan, acara Ramah Tamah ini merupakan rangkaian dari sejumlah kegiatan dalam program Semarak HPRL-78.

“Ramah tamah ini menjadi agenda awal Semarak HPRL-78. Insya Allah pada Minggu (14/01), akan diadakan sejumlah kegiatan seperti Senam Sehat, Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di CFD Sudirman,” jelasnya.

BACA:  Lomba Esai HPRL-78 Ditutup, 16 Karya Masuk ke Tahap Penjurian

Dikatakan Asri, Semarak HPRL-78 adalah kalender tetap dari KKLR Sulawesi Selatan mengawali peringatan HPRL setiap tanggal 23 Januari yang diperingati secara bergiliran oleh Pemda di Luwu Raya.

“Sudah disepakati, Semarak HPRL-78 menjadi kegiatan tetap kami di KKLR Sulsel. Insya Allah kemasannya akan selalu dibuat menarik setiap tahunnya,” ungkap Asri yang juga adalah Sekretaris Umum BPW KKLR Sulsel.

Sementara itu Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan Ir Hasbi Syamsu Ali mengatakan bahwa sebagai organisasi diaspora, KKLR senantiasa berusaha menjadi rumah bersama bagi warga Luwu Raya.

“Di sini kita bangun komitmen untuk saling mendukung antar sesama Wija to Luwu. Selain tentunya sebagai wadah silaturahmi seperti yang kita lakukan saat ini, yakni memperingati HPRL-78,” bebernya.

BACA:  Rampungkan Struktur Relawan di 15 Kecamatan, Mileanies Siap Menangkan AMIN di Makassar

Hasbi mengungkapkan, tujuan KKLR Sulsel menjadikan Semarak HPRL sebagai kalender rutin agar momentum ini menjadi salah satu ajang pemersatu warga Luwu Raya di perantauan.

” HPRL adalah momentum bersilaturahmi, kita bisa saling merekatkan diri dengan sesama Wija to Luwu. Dengan begitu, tentunya segala potensi yang kita miliki bisa dioptimalkan demi kemajuan Luwu Raya dan Sulsel secara keseluruhan,” ujar Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Unhas itu.

Lebih jauh Hasbi menjelaskan, keberadaan KKLR akan menjadi wadah bersama memperjuangkan cita-cita para leluhur Tana Luwu, yakni untuk bisa hidup sejahtera dan mandiri.

“Seperti pepatah Tana Luwu Wanua Mappatuo Naewai Alena, kita ingin Luwu Raya bisa kembali bangkit, berdaya dan mandiri sebagaimana tema kegiatan Semarak HPRL-78 tahun ini. Dan salah satu yang diharapkan bersama adalah Luwu Raya bisa segera menjadi sebuah Daerah Otonom Baru (DOB),” tegas dia.

BACA:  Kisruh Soal Pernyataan Plt Kadiskes Luwu Timur, Asri Tadda: Sebaiknya Beliau Minta Maaf ke Publik

Malam Ramah Tamah Warga Luwu Raya dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, diantaranya Pj Sekretaris Daerah Sulsel A. Muhammad Arsyad, Walikota Makassar Moh. Ramdan Pomanto, Pj Walikota Palopo Asrul Sani, tokoh senior warga Luwu Raya Prof Mansyur Ramly dan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR H. Arsyad Kasmar dan banyak yang lainnya. (*)